Jumat, 09 Februari 2018

RADAR SOLO "BERAWAL DARI GARASI RUMAH

radar solo
Mikul Dhuwur mendhem jero istilah jawa yang tidak asing ditelinga kita. Mengakat derajat  harkat martabat  orangtua  dan menutupi kejelekannya adalah salah satu tugas seoarang anak.  Bismillah  lakukan yang terbaik  mumpung ada kesempatan. Terima kasih Mas iwan dan Mas Wahyudi yang meliput kegiatan Taman Syahidah.

Mimpi yang sudah saya impikan, pengin  hidup ini manfaat bagi Orang lain. Dan mengakat nama baik desa dengan adanya lembaga ini. Bismillah Tidak ada yang tidak mungkin. Insya semua ada jalannya.

Sabtu, 03 Februari 2018

AKU PERGI UNTUK KEMBALI

Aku pergi untuk kembali
pergi untuk mencari ilmu dan kembali untuk memberikan inspirasi
penuh pengorbanan yang harus dilalui dari hari ke hari.
banyak duri-duri  yang akan menghalangi
tetapi langkah kaki ini tak kan berhenti
harus maju dengan langkah pasti.

Aku pergi untuk kembali
pergi untuk mengais rezeki  dari pagi hingga petang hari
demi sesuap nasi untuk kelurga  yang selalu di nanti.

Aku pergi untuk kembali
pergi dari kegelepan hati menuju pancaran illahi
aku malu pada Mu Wahai  Robbi yang membolak balik kan hati ini
Nikmat yang telah Engkau beri  kadang kurang ku syukuri
aku malu pada diri ini,
Ya Rabb ampunilah dosa kami, semoga suatu saat nanti ada perubahan positif  pada diri ini.



Pojok Kamar, 04 Februari 2018
Mas Fa

Rabu, 31 Januari 2018

KREATIVITAS ANAK MEMBUAT CRAFT COW

Biar barang tidak habis pakai barang yang digunakan bisa dibuat kreativitas anak. Pada pertemuan kedua ini membuat ketrampilan craft cow. 

1. Siapkan gelas plastik
2. Siapkan kertas untuk membuat bintik2 hitam
3. Siapkan Mata untuk mata sapi 
4. Siapkan lem 
4. Selesai 

sabar dalam membuat



KEKUATAN MEMBACA

Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS. Al Mujaadilah : 11

Membaca Adalah Perintah Allah yang Pertama
Menurut Bahasa Al Quran berasal dari kata qara’ yang artinya membaca, atau bacaan, sehingga Al Quran adalah kalam Allah swt yang diturunkan dengan kewajiban membacanya bagi hamba-hambaNya. Dan ini dikuatkan dengan perintah Allah swt yang diturunkan, yaitu surah Al ‘Alaq ayat 1-5 yang merupakan surah pertama, adalah perintah membaca.

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq :1-5)

Ayat di atas menunjukkan bagaimana Allah swt telah mengutamakan kewajiban membaca bagi hamba-hambaNya. Karena dengan membaca setiap manusia dapat memahami dan mempelajari sesuatu yang tidak diketahuinya. Dan dengan membaca seseorang dapat memperoleh informasi dari orang lain
Membaca sesungguhnya  menjadi kunci sukses kemajuan sebuah bangsa. Bangsa-bangsa di dunia  yang sekarang maju dapat dipastikan  jika masyarakatnya  memeilki  tradisi membaca yang tinggi . lihat saja  bagaiamana masyarakat jepang melesat pesat mengejar kemajuan bangsa barat. Faktor yang dominan  mendorong  kemajauan  jepang adalah tumbuh kembangnya  tradisi membaca masyarakatnya.  Di berbagai tempat umum, masyarakat  memanfaatkan waktunya  untuk membaca. Dukungan kuatnya tradisi membaca masyarakat menjadikan negara maju dengan kualitas  pengetahuan  masyarakatnya yang kokoh.
Makna membaca dari perspektif   Tokoh
Perubahan paradigma berpengaruh akan berimplikasi  pada lahirnya budaya baru dalam kaitanya membaca. Hal ini selaras dengan  slogan“ culture is the way we think, the way we do thing arround here  ( budaya adalah cara berfikir  yanag akan  memepengaruhi kita melakukan segala hal  di sekitar kita)
Ahmad Wahib  berpendapat “Membaca, membaca dan teruslah membaca . terserah itu buku, majalah,, alam, masyarakat, dan manusia . Aku membaca  bukan hanya untuk tahu. Aku juga ingin  bahwa apa yang kubaca  itu ikut membnetuk sebagian dari pandanganku. Karena itu aku, mencerna memeras, denagn modal  intelektualitas yang tersedia  dan dalam pergulatan sitausi.  Memang aku dahaga, dahaga  akan segala  pengaruh. “
Membaca buku, sebagaimana dikatakan nikholas Negroponte, bisa membangktkan  imajinasi-imajinasi  dan metafor-metafor  yang mengguagah kreativitas yang tidak bisa di dapatkan  dari menonton televisi atau mendengarkan musik.

Hambatan Membaca
Kebiasaan memegang peran sangat penting dalam kehidupan manusia. Ia mengambil porsi yang cukup besar dari usaha manusia, yaitu mengubah usaha tersebut  menjadi sesuatu  yang mudah, usaha itu akan dipakai dalam berbagai baru dari pekerrjaan, produksi, dan inovasi   (Muhammad Qutb)

Faktor yang menghambat:
1.      Tidak Punya waktu
2.      Tidak memanfaatkan waktu luang
3.      Terlalu banyak menonton televisi
4.      Keasyikan menonton bola
5.      Harga buku mahal

Manfaat Membaca
Ketika anda menjual kepada seseorang sebuah buku, anda bukan hanya menjual 12 ons kertas dan tintanya serta lem, akan tetapi  anada menjual sebuah kehidupan baru yang lengkap.  Chirtoper Morley

Filosof Sokcrates  berkata “ Gunakan waktumu untuk memperbaiki diri sendiri denagan membaca tulisan-tulisan orang lain sehingga engkau akan mendapatkan  dengan mudah  apa yang orang lain  telah dapatkan  dengan kerja keras.”

Senin, 29 Januari 2018

SARAPAN BARENG DAN BERBAGI CERITA#2

Kegiatan bulanan TBM dilaksanakan minggu terakhir setiap bulan. Saya dan Istri biasanya bisa meluangkan hanya itu. Kegiatan di kemas sederhana dengan senam bareng, sarapan, mendengarkan cerita, dan membuat ketrampilan dari barang bekas. Semoga kedepan ada inovasi-inovasi yang bagus agar lebih menarik kegiatannya. Kegiatan hari Ahad kemarin dimulai jam 07.00 sampai jam 10.30.  Singkat dan semoga berkesan.  Bismillah langkah mendirikan TBM, mengambil bagian untuk mencerdaskan anak-anak bangsa melalui budaya membaca.

senam

motor baca

ketrampilan

foto bareng

salam literasi
 

KUNJUNGAN TK PEMBINA

Alhamdulillah hari ini Sabtu, 27 Januari 2018 ada tamu dari TK Pembina Giriwoyo yang bersilaturahim ke TBM Syahidah. Kebetulan salah satu guru yang mengajar adalah guru saya dulu. Nama beliau Bu Ratmi. Tamu yang hadir kurang lebih 50  orang yang terdiri dari Guru, Siswa dan wali Siswa.  Kegiatan di isi dengan bermain bercerita dan bernyanyi. 

Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Semoga manfaat 
membuat grub

tk pembina


Selasa, 23 Januari 2018

KULTUM



MENGOPTIMALKAN WAKTU MUDA
(waktu tak terulang kembali)
Oleh Fajar Nur Rohmad[1]
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Alhamdulillah rasa syukur kita panjatkan kepada Allah SWT sang penguasa di alam raya ini. Shalawat salam tetap tercurah kepada junjungan nabi Muhammad SAW sebagai rahmat semesta Alam. Sebagai teladan kita semua dan kita menanti syafaat beliau di yaumil qiyamah.

Mari kita renungkan  bersama Umurku da umurnya
Saat aku 1 tahun dia menyuapiku dan memandikanku,sebagai balasannya  kamu menangis sepanjang malam. saat berumur 2 tahun dia mengajariku  bagaimana  cara berjalan, Sebagai balasannya  kau kabur saat dia memanggilmu.Saat aku 3 tahun di memasakkan  semua makanan dengan kasih sayang sebagai balasannya kau buang makanan ke lantai , saat berumur 4 tahun  dia memberi pensil warna sebagai balasannya kau corat coret tembok, saat ini usiaku 17 atau 18 tahun dia menangis haru ketika kau lulus SMA sebagai balasannya kau berpesta dengan teamnmu  hingga pagi.[2]
Pada kesemapatan ini kami akan membahas  mengoptimalkan waktu dengan baik. Sudah menjadi sunatullah yang sudah terjadi tidak akan terulang lagi. Usia kita secara dunia bertambah. Tetapi sejatinya bertambh usia kita di dunia kita berarti jatah usia  yang sebenarnya kita berkurang. Mari kita saling  mengingatkan untuk berbuat baik dan mencari bekal yang terbaik untuk perjalanan di masa yang akan datang. Adapun waktu-waktu yang harus dioptimalkan adalah sebagai berikut:
              1.     Waktu untuk bermunajat
Setiap saat, bahkan saat mau tidur pun disunnahkan bertasbih, berzikir atau membaca Kalamullah. Bila kita tertidur saat kita sedang bermunajat, insya Allah kita dianggap sedang berdoa selama kita tidur, subhanallah.
              2.     Waktu untuk meminta maaf dan berterima kasih
Tanpa pernah tahu kapan kepulangan kita ke Illahi Robbi, manfaatkan waktu yang ada untuk meminta maaf atas segala kesalahan kita dan berterima kasih kepada siapa-siapa yang telah membantu kita dalam hal apapun. Terutama bagi yang masih memiliki orang tua, sekarang juga kirim doa dan hubungi mereka, ucapkan maaf dan terima kasih atas segala yang telah mereka lakukan kepada kita.
              3.     Waktu untuk mengevaluasi diri
Bertafakur, mengingat-ingat kembali dosa yang pernah dilakukan dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali adalah perbuatan terpuji. Kadang dengan seringnya kita mengevaluasi diri kita, apa-apa yang menjadi kekurangan maupun kelebihan dalam hidup ini, dapat menjadikan modal yang berharga untuk masa depan.
              4.     Waktu untuk beramal sholeh
Tidak perlu menunggu tanggal gajian, seberapapun yang kita miliki saat melihat ada yang sedang membutuhkan, mari ulurkan tangan. Allah akan melihat sekecil apapun amal ibadah kita dan akan menggantinya berlipat ganda apabila keikhlasan ada dibalik perbuatan kita membantu sesama. Semoga manfaat .


[1] Disampaikan saat Pengajian kelas XII IPS 1 SMA N 1 Sewon
[2] Deassy N Destiani, Bukan untuk dibaca. Selaksa Publishing. hal.30